pilih sendiri petualanganmu*

1

 

rokok telah menjadi puntung. ujungnya meninggalkan kerlip. seperti lampu yang tertangkap bola matamu. sementara vokalis band yang setengah mabuk tak jera berharap bisa mengulang keberhasilan bob marley. padahal penonton tak terlalu peduli selama gelas mereka tetap penuh.

 

2

 

untungnya kamar kecil masih sepi. belum anyir dengan bau muntah. sehingga masih ada cukup ruang untuk sepotong cerita. tentang lelaki yang kemarin menciummu. tanpa alasan.

 

3

 

cermin selalu mengulang kebenaran yang menyakitkan. tak heran tempat seperti ini selalu temaram. yah, setidaknya untuk sementara kenyataan sesuai harapan. keragu-raguan boleh pulang lebih dulu. sikat gigi dan cuci kaki. seperti anak yang dengar-dengaran.

 

4

 

bisikmu masih meninggalkan gaduh, sayang.

 

5

 

dan malam terus menawarkan pilihan. yang satu pasti lebih menyenangkan dari yang lain. tubuh-tubuh harum dan mulut-mulut beraroma bir selalu haus petualangan baru. karena semua ini soal gairah. dan gairah juga soal pilihan.

 

6

 

andaikan ini serial anak-anak kegemaranmu. setiap akhir bisa dikunjungi tanpa sesal. keingintahuan begitu mudah terpenuhi. semudah membalikkan kertas. kalaupun harus mati, itu hanya untuk sementara. setelah itu beli lagi buku terbaru.

 

7

 

gelas-gelas masih menggantung di atas bar. band malam ini mungkin masih sibuk memilih kacamata hitam yang akan melindungi mereka dari wajah-wajah jenuh penonton. matamu pun masih rapat tertutup. bersiap untuk kilap dalam gelap. dan rokok belum menjadi puntung.

 

8

 

ke mana kita malam ini?

 

 

(ditulis & dikirim ke milis BungaMatahari pada) 21 juni 2007

Diletakkan juga di sini karena sepertinya sesuai dengan 2 puisi terakhir dan sebagai semacam ode kepada sebuah tempat yang belakangan ini sering saya kunjungi, terakhir Jumat malam yang lalu bersama MJ, OKS, WHR, juga kawan PNG, R dan M.

 

*Pilih Sendiri Petualanganmu adalah serangkaian buku anak-anak yang pertama diterbitkan oleh Bantam Books dari 1979 sampai 1998 dan sekarang diterbitkan oleh Chooseco. Seri ini diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh Gramedia. Setiap cerita menggunakan sudut pandang orang kedua, dengan pembaca sebagai tokoh utama. Setelah halaman perkenalan, pembaca diberi pilihan bagaimana cerita tersebut akan berlanjut. Bergantung pada pilihan mana yang diambil pembaca, ia akan mengikuti alur cerita yang berbeda, dan dapat berakhir pada keberhasilan, kegagalan, atau akhir lainnya. (Keterangan ini diambil dari http://id.wikipedia.org/wiki/Pilih_Sendiri_Petualanganmu)

16 thoughts on “pilih sendiri petualanganmu*

  1. asik tuh buku PSP… gue sempet baca beberapa temanya, (lupa judul2nya)…. mencari atlantis, kisah ttg agen spionase jonah, berkelana di padang pasir, tersesat di angkasa luar… pernah juga baca versi ingrrisnya, tapi rada siwer krn gue baca wkt masih sd.

  2. 1

    salib telah menjadi buntung. potongannya meninggalkan bara, menyumbat hidungmu dengan abu. sementara nabi yang berkelana di gurun berharap tak jumpa dengan jejadian natalie yang sempurna lekuklikunya. lucifer hanya rocker berselimut syair dan balutan kulit di paha yang mengkilat.

    2

    lega melihat makam batu yang tetap hangat. dan sosok tanpa busana di pojok sana yang memanggilmu dengan senandung top forty. tentang remaja yang ingin hidup selamanya dan bercinta tanpa jeda.

    3

    wajah yang hantui masturbasi. tak heran kalau khotbah mingguan tak mempan menembus gairah lelakimu, tak kunjung basuh dosamu, tak akan pernah menerbangkanmu ke singgasana emasNya dengan sayap-sayap gabriel. karena kau cuma menyembah gabriel yang peter dan angel yang jolie.

    4

    lekuk tubuhmu membasmi firman-firman surga dari bibirku.

    5

    dan subuh yang dingin membakar lilin di pusaran itu, keringat yang meleburnya mendidih di pelupuk mataku. sauh yang tertanam di pedalaman samuderamu, rantai besi yang kencang seiring hantaman gelombangmu. dosa juga soal pilihan.

    6

    andaikan ini film noir ciptaan sutradara ternama, gelaplah lampu bertudung yang temani sanggama pena dan kertas kita. semua yang indah sempurna adam dan hawa dan pohon pengetahuna yang baik dan benar, terbungkus dalam reklame potongan harga akhir tahun. dan dewi bernama zara mengunyah mangga yang oh so fuckin tasty rasanya.

    7

    kacamata yang retak dan bingkai yang luluh lantak. seorang nabi yang hanya lelaki, sosok magdalena yang cuma putri bumi. planet yang sepi ini memang tak pernah seorang diri. gempa bumi di lingkar pinggangnya adalah berkat candu yang dilarang agama. dan seorang tuhan yang shrek-y.

    8

    semalam benarkah ada dan nyata?

  3. aku tak memilih dua hal di atas. yg pertama, obvious kenapa, brrrr. (walaupun pilihan yg paling mengerikan biasanya memberikan akhir yg paling mengasyikkan ya di buku2 itu. hmmm.) yg kedua, kalau gelas itu yg mengisi bukan aku sendiri. entah kenapa itu sangat menggangguku, dituangkan bir oleh mbak2 itu. maybe i shd write sumthin about it. anjrit, udah pernah. mungkin karena gelas2 itu tak pernah berkurang isinya memberiku ilusi dr tadi aku gak minum2, seperti ney :), dan anjrit ney, boleh gak aku pinjam sebentar apimu?

  4. yes, the illusion that those glasses remain full, scares the shit outta me, yet excites me, if only the ones filling them are angels like jolie wearing a japanese school uniform!

    take my fire, ride the dragon, choke him with my wire!

  5. 1
    saat kita bercinta di depan kaca, sayang, bayangku mencium bibirmu. di depan cermin besar yang menelan tubuh. tepat di sebelah kratkrat botol.

    2
    dan mengapa keriaan selalu semu. abu di balik senyum gagu. kita pun tergugu. air tersangkut di sudut mata. mengapa kita dikutuk untuk bersedih?

    3
    aku merengkuh tubuhtubuh. kehangatan demi gelisahmu. hangatmu demi gelisahku. ciuman hanyalah dahaga yang tidak terpuaskan. tak pernah menjadi kontrak.

    4
    gelapnya pagi itu. mengapung dalam cairan keemasan. aku berduka untuk kota ini. ia merengkuhku dalam kejamnya. tapi aku tahu ia menangis. duka dalam kesakitannya. dan aku mengerti. sungguh mengerti. ia ibu yang melahirkanku.

  6. 2
    ‘Bonjour bonjour bonjour’ ucapan robot berkepala pirang di antara gelap tunnel tersembunyi mentari perak dingin sementara kedua tangannya merogoh setiap kantong yang mendekat… voltaire terkubur tak jauh, bagaimana aku lupa kita katakan ‘@++’ rata

    3
    Kepakan merpati-merpati muda meriahkan seluruh warna jardin des plantes, hiasi cinta para musisi jalan berharap emas berwujud kertas…bangkai kaum yahudi teronggok tak jauh, bagaimana aku lupa kita menari bernyanyi sedemikian rupa

    5
    Rasakan dua detak jantung berkejaran di antara langit senja jingga , kau dan dia satu, bersandingan tak jauh, bagaimana aku lupa basuh airmata

    7
    Pasir Tuilerie putih yang kerap kotori sepatuku basah
    Lampu-lampu berkilauan La Concorde basah
    Avenue cantik Champs Elysées basah
    Langit malam begitu dingin
    Benturan-benturan penumpang métro dingin
    Trotoar-trotoar tua pun dingin

    11
    Hanya aku ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s